(1)
merinduimu tak selalu ingin ketemu,
mencintaimu tak selalu hendak memiliki
bukan...
bukan itu
caraku merindui dan mencintai...
(2)
Kau begitu berarti bagiku,
begitu berartinya...
memesraiku ataupun mengacuhkanku
tak lagi aku peduli...
(3)
secangkir kopi didepanku menunggu kuminum diwarung pantai losari,
aroma yang keluar dari kepulan asapnya jelas tak sedang membujukku untuk terburu buru menenggaknya,
secangkir kopi diatas meja yang terus setia menunggu...
(pantai losari, 06 Agustus 2010)
(4)
CINTA ATAU KAH HASRAT KUASA?
Mencintai...
adalah hal melayani
Tapi...
Kau inginkan aku selalu menuruti
Mencintai...
adalah mengamati dan menyemangati
Tapi...
kau hadir untuk selalu mengawasi dan mewaspadai
Mencintai...
adalah hal menghormati dan menoleransi
karena setiap isi kepala tidak pernah tercetak sama
Tapi...
kau selalu mengatur alur pikiranku dan jalur-jalur prinsipku tuk selalu dalam lajur kehendakmu
Mencintai...
adalah memberi disertai kesucian nurani
Tapi...
Kehendakmu ingin aku bertindak atas logika untung rugi
Kau...
Mencintaiku...
atau kah...
Sedang menguasaiku?
Kaki Bromo, 22.07.2010, 01.31.31 WIB